Mozilla terus melakukan pengembangan untuk mempersiapkan browser terbarunya. Belum lama ini mereka akhirnya melepas Firefox 3.0 versi Beta 1 untuk diujicoba kepada publik.
Dirilisnya browser ini ke khalayak tentunya disertai janji-janji Mozilla akan peningkatan kemampuan Forefox 3, seperti dari sisi kelengkapan fitur, keamanan dan performa.
Kemuculan Firefox 3 Versi Beta 1 ini memang sempat membuat penggemarnya penasaran, terlebih setelah serangkaian penundaan dari waktu yang dijadwalkan. Kini, rasa penasaran itu bisa terlepas dengan mencicipi 'bentuk awal' browser yang dikabarkan membutuhkan waktu pengembangan selama dua tahun itu.
Penggemarnya pun sudah bisa langsung mencoba sendiri browser ini dengan mengunduhnya secara gratis di situs resmi Mozilla dengan tersedia dalam 20 pilihan bahasa.
Namun, pihak Mozilla menegaskan, tujuan dari dilepasnya browser ini ke publik adalah untuk keperluan pengembangan. Sehingga diharapkan dengan cara ini mereka dapat memperoleh masukan yang sifatnya membangun untuk penyempurnaan Firefox 3
Pasalnya, browser ini dijagokan bakal menjadi senjata Mozilla untuk semakin mengikis kekuasaan Internet Explorer di pasar browser. ( ash / ash )
Mozilla Beberkan Fitur Baru di Firefox 3
Eksekutif Mozilla Corporation membeberkan sejumlah fitur baru di browser Firefox 3 yang akan diluncurkan akhir tahun.
Browser yang digarap selama dua tahun ini, telah mengalami desain ulang pada engine grafisnya. Hal tersebut diklaim mampu meningkatkan skala grafis. Fasilitas terbarunya juga memungkinkan pengguna untuk memperbesar dan mengecilkan halaman web.
Tim Mozilla juga mengembangkan software yang memungkinkan pengguna untuk mengakses aplikasi online secara offline, sehingga hasil kerjanya bisa langsung di-upload saat mereka kembali terkoneksi ke internet.
Sebuah perubahan radikal juga ditujukan untuk sistem bookmark (penanda alamat web sehingga bisa disimpan dalam halaman pribadi-red).
"Bookmark tidak mengalami perubahan dalam sepuluh tahun," kata Mike Schroeper, wakil presiden teknis Mozilla. "Ada cara yang lebih baik untuk mengorganisasi halaman web daripada yang ada sekarang."
Firefox 3 akan diluncurkan akhir tahun, namun perusahaan itu menolak untuk menyebut tanggal pastinya.
"Kami hanya ingin memproduksi software yang bagus," ujar Tristan Nitot, presiden Mozilla Eropa. Sementara, Shroefer menjelaskan bahwa tim Mozilla hanya akan meluncurkan ketika sudah benar-benar siap dan seluruh komponennya bekerja dengan baik daripada sekedar memenuhi tenggat waktu peluncuran.
Sejauh ini, Firefox 2 yang diluncurkan pada awal tahun ini telah membuktikan diri sebagai browser populer. Firefox 3 pun nampaknya akan mengalami hal serupa.( nks / nks )
Google Siap Lindungi Firefox Terbaru
Kabar gembira bagi pengguna Firefox. Versi terbaru Firefox 3.0, yang konon menawarkan segudang fitur lebih baik, disinyalir akan dilengkapi dengan tools keamanan Google. Tools ini berfungsi untuk menemukan situs berbahaya segera setelah pengguna masuk ke situs yang diinginkan.
Google telah bekerja sama dengan StopBadware untuk piranti keamanan ini, yang memungkinkan mesin cari menandai situs jahat dan menampilkan notifikasi untuk mengingatkan pengguna soal konten berbahaya dalam situs.
"Sama seperti Firefox 2 memblokir situs yang berpotensi mencuri informasi pribadi, Firefox 3.0 juga akan memblokir situs-situs yang dipercaya akan memasukkan program jahat di komputer Anda. Mozilla tengah berkoordinasi dengan Google soal fitur ini," kata Alex Faaborg, desainer program berpengalaman.
Belum ada cukup informasi tentang fungsi potensial tools tersebut dalam Firefox 3. Pasalnya pihak Mozilla belum mau bicara banyak. Karena itu, banyak pertanyaan muncul seputar kemampuan istimewa dari versi terbaru Mozilla ini.
Salah satunya dari Jesse Ruderman, pengembang Firefox sendiri. "Jika ada situs yang tidak muncul dalam daftar hitam Mozilla tetapi Google mengatakan bahwa situs ini berbahaya, apakah Firefox akan menutupnya dengan segera dan me-load halaman erornya?" tanyanya.
Meskipun menolak memberikan informasi tentang fitur keamanan yang akan diimplementasikan dalam Firefox 3.0, Window Snyder selaku Chief Security Officer Mozilla mengatakan bahwa fitur tersebut menjadi salah satu prioritas mereka.
Seperti telah diketahui, Google telah menjadi mitra penting untuk versi Firefox sebelumnya dengan menyediakan informasi yang akan membantu para pengguna memblokir situs-situs berbahaya. Kerja sama itu kini mungkin akan berkembang lebih jauh dalam versi terbaru yang akan diluncurkan. ( dwn / dwn )
Sumber : detikINET