November 3, 2007

Vishing - Ancaman Baru via VoIP

Ancaman via VoIP ini disebut dengan vishing (VoIP phishing). Modus operandinya, pelaku menggunakan VoIP untuk mengirimkan pesan instan atau menelepon pengguna VoIP yang tidak dicurigai. Mereka kemudian menggunakan berbagai cara dan teknik untuk mendapatkan informasi keuangan dan informasi pribadi yang menjadi sasaran.

Dewasa ini ancaman VoIP semakin berkembang lebih jauh lagi menjadi telepon VoIP otomatis dengan menggunakan voice prompt, pengenalan suara (voice recognition), dan teknologi otomatis lainnya untuk mendapatkan informasi pribadi. Sebagai contoh, seorang penjahat dunia maya (cyber crime) yang terlatih dapat menggunakan rekaman suara asli dan direkam secara digital dari institusi keuangan dan diubah-ubah agar sesuai dengan tujuan kriminalnya. Sistem VoIP otomatis tersebut dapat dirancang sehingga terlihat asli dan realistis, sehingga dapat mengarahkan sang korban untuk memberikan informasi pribadinya. Di beberapa kasus, penjahat dunia maya tersebut mengirimkan e-Mail kepada pengguna VoIP yang isinya meminta mereka untuk menghubungi nomor-nomor yang bersangkutan dengan menggunakan VoIP.

Sementara itu, dalam beberapa bulan ini VoIP telah terinfeksi dengan beberapa malware. Pada bulan Desember 2006 Trend Micro melaporkan spyware baru yang bernama TSPY_SYPE dan pada Maret 2007, dilaporkan bahwa sebuah versi baru dari stration worm masuk melalui pesan singkat Skype. Pykse worm, dilaporkan satu bulan setelahnya. Pykse worm ini juga menggunakan medium yang sama. Worm tersebut juga mengirimkan pesan singkat kepada kontak-kontak yang ada di pengguna Skype yang menjadi korban. Pesan yang diterima didapat dari pengirim yang dikenal dan juga mengandung link yang ketika diklik memunculkan gambar provokatif dan secara bersamaan otomatis men-download salinan worm tersebut.

Skype, penyedia layanan VoIP dengan biaya murah, menggunakan teknik Robust Peer-to-Peer (P2P) Communication untuk memberikan pelayanan percakapan duplex yang bersih dalam menelepon. Hal ini dilengkapi dengan fasilitas pesan instan (IM). Sementara itu, berkembangnya popularitas Skype dan penyedia layanan VoIP lainnya tidak dapat luput dari perhatian pembuat malware.

Sesi protokol inisiatif
Dewasa ini, penjahat cyber menggunakan VoIP untuk menyerang data dan mencuri informasi. Peneliti dari perusahaan pengaman Sipera menunjukkan teknik yang membuat hacker dapat mengontrol komputer yang sedang menjalankan VoIP dan SIP. Teknik tersebut menggunakan aplikasi signal protocol yang digunakan untuk pengaturan IP pada saat komunikasi berlangsung. Skype mempunyai hak kepemilikan protocol lebih dibandingkan dengan SIP dengan membahas kekurangan VoIP dan Session Initiation Protocol (SIP).

Dengan melihat perkembangan ancaman yang terdapat di VoIP ini, perusahaan, penyedia jasa, dan konsumen harus lebih berhati-hati dengan kemungkinan ancaman yang dapat ditimbulkan kepada mobile infrastruktur VoIP mereka. Mekanisme proteksi meliputi penambahan robust dalam implementasi dari protokol telepon, mempekerjakan praktisi terbaik dalam bidang keamanan VoIP, dan mengamankan nodes-nodes network. Selain itu, konsumen diharapkan untuk mengambil langkah proaktif dalam melindungi data yang terdapat di komputer yang menjalankan program VoIP.

Widia Yurnalis

Sumber : SDA Asia

Spread the word

del.icio.us Digg Furl Reddit Ask BlinkList blogmarks BUMPzee Blogg-Buzz Google Ma.gnolia muti Netscape Newsvine PlugIM ppnow Rojo Shadows Simpy Slashdot Socializer Sphere Spurl StumbleUpon Tailrank Technorati Windows Live Wists Yahoo! Help

Permalink • Print • Comment

Trackback uri

http://d-software.org/blog/94-vshing-ancaman-baru-via-voip/trackback

Related Entries

Google
 

Leave a Comment

You must be logged in to post a comment.