August 26, 2008
Disiapkan, Roadmap ASEAN Go Open Source
Hal itu disampaikan Asisten Deputi Pengembangan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi KNRT Kemal Prihatman di Jakarta, Sabtu (23/8), berkaitan dengan 2nd ASEAN Workshop on Open Sources Software (OSS) di Pusat Pengembangan Iptek, Serpong.
"Bila semua negara di tingkat regional Asia Tenggara ini bisa menerapkan dan mengembangkan OSS, maka nilai tawar akan lebih tinggi dan dapat membangun kemandirian industri software di Asia Tenggara," ujarnya.
Sejak kesepakatan pencanangan AGOS pada tahun 2005, Indonesia sebagai pemrakarsa Go Open Source melakukan serangkaian kegiatan, di antaranya memperkenalkan OSS ke negara-negara di Asia Tenggara.
Di antara negara ASEAN lainnya, Malaysia telah mengumumkan penerapan ODF dalam sistem administrasi di instansi pemerintahannya pada tahun 2007. Kini Vietnam juga tengah menjajaki penerapan ODF. Dijelaskan Kemal, tahun ini telah disepakati implementasi standar-standar OSS. Hal ini dilakukan sebelum dikeluarkannya Roadmap OSS.
Dihubungi secara terpisah, Nguyen Trung Quynh, peserta lokakarya dari Kementerian Iptek Vietnam, mengatakan, pertukaran jaringan komunitas dan kelembagaan di bidang OSS diperlukan untuk memungkinkan pertukaran pengalaman dan informasi antar-anggota AGOS, terutama di kawasan Asia.
Untuk program OSS di Indonesia, ditambahkan Sekretaris Jenderal Asosiasi Open Source Indonesia Sumitro Roestam, pihaknya akan mendukung pembuatan OSS yang profesional, memberikan pelatihan, dan program migrasi di instansi pemerintah serta sejumlah institusi pendidikan. [Kompas tekno]







Leave a Comment
You must be logged in to post a comment.