November 21, 2007

Majalah-linux : Liputan Indonesia Linux Conference (ILC) 2007


Indonesia Linux Conference (ILC) 2007 merupakan perhelatan akbarnya para pengguna linux se Indonesia. Acara kali ini dilangsungkan di Jogjakarta. Acara dimulai sejak hari Sabtu sore tanggal 17 November lalu, dan diakhiri dengan pertemuan puncak pada hari Minggu 18 November. Pertemuan dihadiri oleh tidak kurang dari 97 peserta dari perwakilan berbagai KPLI dan komunitas Linux se tanah air (Ubuntu Indonesia, OpenSuse Indonesia, Slackware Indonesia, IGN (IGOS Nusantara), Blankon, Kuliax, CITC; Perwakilan organisasi: YPLI (Yayasan Penggerak Linux Indonesia), AWALI (Asosiasi Warnet Linux Indonesia); Perwakilan Departemen Komunikasi dan Informatika sebagai pihak dari pemerintah.)

Pada hari Sabtu sore peserta dari berbagai daerah berkumpul di Penginapan Wisma Eden yang bertempat di lokasi wisata Kaliurang. Tepat sekitar pukul 10 malam seluruh peserta dikumpulkan di aula atas wisma. Pertemuan membahas topik-topik apa saja yang kira-kira perlu untuk dibahas pada keesokan harinya. Beberapa perwakilan KPLI dan komunitas menyampaikan usulan-usulannya pada pertemuan ini. Diantaranya untuk membahas isu seputar legalitas kpli, isu kurikulum pendidikan, isu komunitas daerah yang tidak aktif, dsb.

Keesokan harinya tepat pukul 8 pagi peserta berkumpul di lobi hotel untuk sarapan pagi, dan dilanjutkan pada pukul 9 berangkat menuju kampus Universitas Islam Indonesia (UII) dengan menumpang 2 bus besar.

Acara di UII dilangsungkan di lantai III hall pertemuan. Acara ILC 2007 ini bertajuk “Kolaborasi Antara Pelaku Bisnis, Pemerintah, dan Komunitas Dalam Membangun Indonesia Yang Lebih Baik”. Pada saat-saat awal, diskusi sempat tidak terarah karena pembahasan seringkali melebar melenceng kemana - mana. Beberapa peserta sempat protes. Panitia pada akhirnya memutuskan untuk membagi peserta kedalam kelompok-kelompok pembahasan. Diantaranya kelompok migrasi, kelompok bisnis, kelompok warnet, dan kelompok pendidikan. Dari keputusan / permasalahan yang ada dari masing masing kelompok selanjutnya dikumpulkan dan dibawa ke dalam floor untuk dibahas dan diputuskan bersama-sama. Dari pertemuan tersebut akhirnya diputuskan keputusan akhir yakni:

   1. KPLI dapat membuat badan hukum, tetapi berupa badan non profit dan jika ingin berbisnis maka dapat mendirikan badan hukum diluar KPLI
   2. Kerjasama antara KPLI dan pemilik warnet linux (sebagai contoh penggunaan warnet linux sebagai tempat pelatihan)
   3. Kurikulum berbasis open source sudah siap
   4. ILC 2008 akan diadakan di Bali

Selain keputusan final diatas beberapa pembahasan menarik yang redaksi catat dan perlu Anda ketahui diantaranya:
foto kaos keren apache!

    * Isu Seputar Legalitas dan Badan Hukum
      Badan hukum ada beberapa macam. Ada yang berorientasi keuntungan dan lainnya nirlaba. Yang berorientasi keuntungan / bisnis bisa dalam bentuk CV, PT, UD, Usaha perorangan. Perbedaan CV dan PT adalah apabila perusahaan mengalami kerugian / bangkrut maka pada CV akan ditanggung sampai dengan kekayaan pribadi pendirinya. Sementara PT hanya ditanggung sampai dengan kekayaan milik perusahaan saja. Untuk badan hukum nirlaba bisa berbentuk diataranya yayasan atau perkumpulan. Perbedaannya ada pada kepemilikan. Yayasan akan selamanya dimiliki oleh pendirinya. Sementara perkumpulan condong dimiliki oleh komunitas. Sehingga bukan dimiliki oleh pendirinya. Dicontohkan Yayasan Pengguna Linux Indonesia (YPLI) yang didirikan dan dimiliki diantaranya oleh Pak Rusmanto, Onno W. Purbo, dan M. DAMT. Informasi ini didapatkan sebagaimana dikutip dari Sdr. St. Sabri salah satu anggota perkumpulan Ubuntu-id pada salah satu diskusi. Meski demikian Bp. Rusmanto menyebutkan pada sesi floor bahwa bisa saja Yayasan menjadi bukan milik pendirinya dengan syarat menyebutkan klausa khusus pada anggaran dasar/anggaran rumah tangganya yang menyebutkan menyerahkan semisal kepemilikan pada dewan pelaksana. Apakah AD/ART YPLI menyertakan klausa yang dimaksud belum redaksi konfirmasikan kembali.

    * Pembahasan Bisnis
      Pada ILC kali ini lebih berfokus pada bisnis dalam skala besar. Dalam artian bagaimana komunitas linux bisa ikut ambil bagian dalam persaingan proyek / tender semisal tender pengadaan perangkat lunak dengan pemerintah / perusahaan swasta. Dicontohkan bagaimana salah satu anggota komunitas (Bapak St. Sabri dari komunitas Ubuntu Indonesia) gagal alias kalah sebelum bertanding di saat awal tender karena kurangnya unsur legalitas. Salah satu syarat untuk bisa ikut tender diantaranya produk yang di digunakan harus ada yang mengendorse alias memiliki penyokong resmi / penggaransi di Indonesia. Dan dari beragam distro yang ada di Indonesia direkomendasikan bahwa Blankon Linux adalah distro yang telah diendorse secara resmi, dalam hal ini oleh YPLI. YPLI adalah organisasi yang resmi tercatat secara hukum. Bagaimana dengan KPLI? Di mata pengambil keputusan di pemerintahan rupanya KPLI dianggap sebagai organisasi ilegal karena tidak memiliki badan hukum yang jelas, mungkin bisa disamakan dengan “geng motor” ?  Bagaimana dengan distro Igos Nusantara? Tampaknya perwakilan IGN tidak terlalu banyak bicara .Namun tentunya dari sudut pandang hukum IGN layak dipertimbangkan karena diendorse langsung oleh kementerian Ristek, dan ristek adalah organisasi legal.
 
    * Isu Seputar Pendidikan
      diketahui bahwa kurikulum berbasis open source sebenarnya telah siap. Tinggal menunggu tombol “on” ditekan oleh Dinas Pendidikan Pusat. Bahkan Pak Rusmanto sendiri menyatakan bahwa dirinya telah menyiapkan secara detail bahan pengajaran untuk tingkatan SD, SMP dan SMU. Bagi yang berminat mungkin bisa langsung menghubungi beliau ketimbang mencoba membuat ulang :D Sementara masalah ketidaktersediannya buku-buku pelajaran berbasis open source sebenarnya hanyalah masalah penerbit saja. Penulis sudah banyak yang bersedia, materi sudah siap, tinggal penerbit saja mana yang berminat.
   
    * Pembentukan situs Planet Linux.or.id.
      Situs planet tersebut selanjutnya akan menjadi agregator bagi situs-situs planet komunitas linux di indonesia seperti planet slackware-id, planet ubuntu-id, dan yang sebelumnya sudah ada. Usulan planet ini disampaikan oleh rekan Masim “Vavai” Sugiarto.
    * Pak Rusmanto mengharapkan para peserta diskusi di milis linux seperti di linux-aktifis dan ubuntu-id agar tetap menjaga suasana yang kondusif, saling menghargai dan dapat menyampaikan pendapatnya dengan mengikuti etika yang berlaku di masing-masing milis. Dicontohkan “FT” (inisial) adalah salah satu contoh person yang seringkali melanggar etika milis dengan menulis posting-posting yang bersifat flame dan troll.

    * Perhelatan akbar pada hari minggu tersebut menghabiskan dana tak kurang dari 70 juta rupiah. Dana sebesar itu sepenuhnya merupakan dana hibah alias bantuan dari organisasi sosial HiVos yang berasal dari Belanda. Informasi ini disampaikan oleh Pak Rusmanto.
     
    * Ditengah - tengah acara dilangsungkan “Konde Release Party” (KRP) sebagai publikasi resmi diluncurkannya distro BlankOn 2. KRP ditandai dengan penyerahan kaos BlankOn dari Pak Rusmanto ke rekan Takdir selaku salah satu anggota tim pengembang di Blankon 2.ilc-blankon-release.jpg
     
    * Di akhir acara Komunitas OpenSuse.or.id membagikan cd OpenSuse 10.3 kepada masing-masing perwakilan KPLI dan komunitas linux.

      Perwakilan dari KPLI-Bali menerima tanda mata dari panitia ILC 2007. Bali nantinya akan menjadi tuan rumah ILC 2008.

    * Tercatat beberapa distro baru dalam negeri beredar pada perhelatan ini. Diantaranya Blankon 2, Igos Nusantara 2007 Installer dan LiveCD Release R721B, distro CITC (Cirebon IT Community), Distro security targeT Linux 0.1, ZenCafe 1.2.
    
    * Situs Detik sempat disinggung berkaitan dengan masalah pemberitaan seputar di cracknya situs InfoLinux. Peserta meeting menilai pemberitaan di situs tersebut oleh redaksi Detik tidak proporsional dan judulnya dianggap terlalu tendesius dan tidak objektif. Alangkah baiknya apabila redaksi Detik melakukan klarifikasi atau perbaikan atas berita yang diinformasikannya.

(majalah-linux)

Tags: , ,

Spread the word

del.icio.us Digg Furl Reddit Ask BlinkList blogmarks BUMPzee Blogg-Buzz Google Ma.gnolia muti Netscape Newsvine PlugIM ppnow Rojo Shadows Simpy Slashdot Socializer Sphere Spurl StumbleUpon Tailrank Technorati Windows Live Wists Yahoo! Help

Permalink • Print • Comment

Trackback uri

http://d-software.org/blog/128-majalah-linux-liputan-indonesia-linux-conference-ilc-2007/trackback

Related Entries

Google
 

Leave a Comment

You must be logged in to post a comment.