November 15, 2007
Pando - Kurir untuk Berkas Gajah
Siapa yang dapat menghitung berapa banyak data yang telah terdigitalisasi? Di era komputer seperti sekarang, berbagai data–berupa naskah teks, musik, rekaman audio, foto, video, dan lain-lain–telah menjelma menjadi untaian bit-bit yang diabadikan dalam berbagai media penyimpanan digital.
Sayangnya, hal itu tak diimbangi oleh kemudahan fasilitas untuk melakukan transfer data digital yang begitu besar melalui Internet. Banyak orang yang bakal menjumpai kesulitan ketika hendak mengirim atau menerima file-file berukuran besar melalui surat elektronik atau pesan instan karena adanya limit yang ditetapkan untuk pengiriman sebuah file.
Namun, sekarang hal itu dapat diatasi oleh sebuah situs yang bernama Pando. Pando (www.pando.com) adalah sebuah situs yang memiliki teknologi transfer file lewat jaringan peer to peer melalui Internet. Melalui situs ini, semua orang dapat melakukan pengunduhan file besar (hingga sebesar 1 gigabita) secara cepat dan mudah, baik melalui surat elektronik, pesan instan, maupun lewat halaman web.
Pertama kali, pengguna (pengirim file ataupun penerima file) harus mengunduh program tersebut ke komputernya, yang hanya membutuhkan waktu selama beberapa menit. Setelah pengunduhan, di tray sistem komputer akan muncul ikon Pando. Ikon itu nantinya akan berguna memberikan informasi perkembangan proses pengunduhan saat pengguna sedang mengunduh.
Untuk mengirim file atau folder melalui surat elektronik, pengguna tinggal memilih file atau folder tersebut, yang kemudian akan disalin ke server milik Pando. Setelah itu, orang yang dituju akan dikirimi surat elektronik oleh Pando yang berlampiran dokumen berformat .pando. File .pando tersebut berisi informasi lokasi dokumen yang tersimpan di server Pando. Dengan membuka file tersebut, penerima surat elektronik akan secara langsung memulai transfer file secara peer to peer dari komputer pengirim, server Pando, dan pengguna Pando lainnya.
Prinsip tersebut sama dengan pengiriman file melalui pesan instan. Lewat pesan instan, pengguna akan menerima link file .pando yang ditujukan kepadanya. Kemudian dengan mengklik link tersebut, ia dapat memulai pengunduhan file secara peer to peer. Semua data yang transfer dienkripsi terlebih dulu untuk menjamin keamanan data tersebut.
Namun, Pando membatasi salinan file tersimpan di server-nya hanya dalam jangka waktu 7 hari. Jadi orang yang dikirimi file harus segera mengunduhnya ke Pando bila ingin dapat mengakses file tersebut. Lewat dari itu, file kiriman itu bakal terhapus dengan sendirinya.
"Saya telah lama mencari aplikasi semacam Pando. Tapi saya belum menemukan sistem yang tampilannya bagus, begitu mudah, cepat, andal, dan sesempurna Pando," ujar Mokhtar, pengguna Pando yang berasal dari Winnipeg, Kanada.
Melalui sistem peer to peer Pando, pengiriman data dapat dilakukan dengan kecepatan transfer antara 500 kilobit per detik hingga 1 gigabita per detik. Semua fasilitas tersebut disediakan oleh Pando secara gratis. Program tersebut dapat dijalankan di berbagai sistem operasi, baik Windows Vista, XP, 2000, maupun Mac OS X 10.3.9 ke atas.
Pando juga menyediakan program berlangganan bernama Pando Pro dengan beberapa kelebihan fitur. Dengan membayar iuran tahunan Pando Pro sebesar US$ 24,95 (Rp 227 ribu), pengguna dapat mengirim hingga 3 gigabita data dengan kecepatan yang lima kali lebih cepat daripada kecepatan Pando biasa, juga masa penyimpanan yang dua kali lebih lama.
Sumber : TEMPO Interaktif







Leave a Comment
You must be logged in to post a comment.